Berita

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Net

Politik

Survei Median: Ridwan Kamil Kuda Hitam Capres 2024

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 23:45 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diperhitungkan sebagai calon presiden alternatif yang dianggap “kuda hitam” di luar nama Ganjar Pranowo, Prabowo, dan Anies Baswedan.

Hal itu terungkap dalam rilis survei terbaru dari Media Survei Nasional (Median) yang dirilis di Jakarta, pada Selasa (28/2).

"Peluang munculnya calon presiden alternatif dan bisa disebut sebagai “kuda hitam” dalam Pilpres 2024 nanti, saya kira ada di KIB (Koalisi Indonesia Bersatu), yaitu Ridwan Kamil," kata direktur eksekutif Median, Rico Marbun dalam paparan hasil surveinya.


Menurut Rico, sosok Ridwan Kamil layak disebut sebagai 'Kuda Hitam' karena elektabilitasnya yang tiba-tiba muncul di antara tiga besar tokoh yang sering menduduki posisi teratas.

"Sejauh ini menurut survei yang kita lakukan, untuk posisi tiga besar ada Anies Baswedan, Prabowo, dan Ganjar Pranowo. Namun saat ini tiba-tiba muncul nama Ridwan Kamil di posisi keempat, dengan elektabilitas yang terus naik,” katanya.

Selain itu, untuk posisi cawapres, menurut Rico, nama Ridwan Kamil juga menduduki posisi paling favorit di mata responden, mengungguli beberapa tokoh lainnya.

"Menurut netizen, cawapres paling favorit sementara ini ialah Ridwan Kamil, sebesar 16,9 persen. Lalu diikuti oleh Agus Harimurti Yudhoyono, sebanyak 10 persen, Sandiaga Uno 6,5 persen disusul Muhaimin Iskandar 6 persen,” bebernya.

Adapun beberapa temuan lembaga survei Median terkait elektabilitas capres untuk lima besar yakni Prabowo 20,5 persen, Ganjar Pranowo 18,9 persen, Anies Baswedan 17,9 persen, Ridwan Kamil 9 Persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 3,5 persen.

Disusul Airlangga Hartarto 2,9 persen, Erick Thohir 2,2 persen, Muhaimin Iskandar 2,0 persen, Andika Perkasa 1,3 persen, Puan Maharani 1,3 persen, Mahfud MD 1,2 persen, Sandiaga Uno 1 persen, Gatot Nurmantyo 0,9 persen, Anis Matta 0,8 persen, Moeldoko 0,5 persen, Giring Ganesha 0,5 persen dan Hary Tanoesoedibjo 0,2 persen.

Survei ini sendiri berbasis media sosial, yang dilakukan di periode 22-26 Februari 2023 dengan total 400 responden pengguna aktif media sosial Facebook dan berusia 17-60 tahun.

Median menegaskan karena responden merupakan pengguna media sosial, survei ini tidak dimaksudkan untuk memberikan gambaran persepsi populasi secara keseluruhan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya