Berita

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin/Net

Politik

PAN Dukung Ganjar, Ujang Komarudin: Bisa Saja Jokowi dan Megawati Bertarung

SENIN, 27 FEBRUARI 2023 | 19:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap Ganjar Pranowo terus menuai spekulasi politik.

Pasalnya, pernyataan dukungan PAN di Rakornas yang turut dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut membuat PDIP berang lantaran kadernya merasa diserobot partai matahari putih.

Menanggapi hal itu, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, sikap politik PAN tersebut tidak dimaksudkan ke PDIP. Namun, PAN ingin menegaskan dukungannya kepada Presiden Jokowi.


“Soal PAN itu sih lihat kaitannya tidak dengan PDIP, PAN hubungannya dengan Jokowi karena dia berkoalisi, bukan dengan Megawati,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (27/2).

Adapun, mengenai spekulasi Jokowi mendukung Ganjar dan Megawati lebih memilih Puan Maharani, Ujang menilai kemungkinan Jokowi dan Ketum PDI Perjuangan itu akan berbeda pilihan di Pemilu 2024 juga terbuka.

Bisa jadi, kata Ujang, sebaliknya, Jokowi dan Megawati justru akan sama pilihannya di 2024. Apakah Jokowi akan tunduk pada Megawati hanya bisa dilihat dari perjalanan politiknya kedepan.

“Kita lihat saja ke depan pertarungan politik antara Jokowi dengan Megawati. Apakah mereka sama dukungan atau beda pilihan. Kalau sama ya jalan bareng. Kalau beda pilihan ya bisa saja bertarung,” demikian Ujang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya