Berita

Anggota fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Nasrullah/Ist

Politik

Sukses di Jakarta, Anies Dinilai Wajar Pakai Slogan Pemprov DKI untuk Menangkan Pemilu 2024

SENIN, 27 FEBRUARI 2023 | 14:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bakal calon presiden (Bacapres) yang diusung Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, meminjam tagline "Sukses Jakarta untuk Indonesia" milik Pemprov DKI Jakarta dalam menyongsong Pemilu 2024.

Hal itu dikatakan Anies saat Apel Siaga Pemenangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (26/2).

"Kini saatnya kita melangkah ke jenjang berikutnya seperti tagline Pemprov DKI Jakarta yang baru beberapa bulan ini digunakan, tagline-nya berbunyi 'Sukses Jakarta untuk Indonesia',” kata Anies.


Menurut anggota fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Nasrullah, sangat wajar Anies Baswedan memakai slogan Pemprov DKI ini. Sebab Anies adalah Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 yang dinilai berhasil selama menjabat.

"Wajar jika slogan itu berbunyi 'Sukses Jakarta untuk Indonesia'. Bisa ditafsirkan 'Sukses Jakarta Sukses Indonesia'," katanya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/2).

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu melanjutkan, kebersamaan PKS dengan Anies bukan sesuatu yang baru. PKS telah mendukung  Anies sejak berjuang di Pilkada Jakarta 2017.

"Sekarang dia diusung kembali oleh PKS untuk menjabat Presiden Republik Indonesia," sambungnya.

Tagline "Sukses Jakarta untuk Indonesia" diperkenalkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. Sebelumnya di era Anies Baswedan slogan ibukota adalah "Jakarta Kota Kolaborasi".

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya