Berita

Wagub Sumut Musa Rajekshah saat Sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan/Ist

Politik

Wagub Ijeck Minta Santri Pelajari Sejarah Bangsa

SENIN, 27 FEBRUARI 2023 | 03:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah meminta para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Musthafawiyah Purba Baru untuk memahami betul sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, melihat sebesar apa pengorbanan para pahlawan yang di dalam jiwanya tertanam rasa cinta tanah air yang begitu besar.

Hal ini disampaikan Musa Rajekshah saat Sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan yang digelar oleh Wakil Ketua DPRD Sumut, Harun Mustafa Nasution di Perpustakaan Ponpes Musthafawiyah Purba Baru, Kecamatan Kotanopan, Mandailingnatal (Madina).

“Kalian harus belajar sejarah bangsa ini, mengetahui betapa sulitnya para pahlawan dahulu untuk memperjuangan kemerdekaan ini dengan mengorbankan nyawa. Anak-anak santri dulu juga ikut berjuang, anak-anak pesantren dulu ikut berjuang, alim ulama ikut berjung untuk kemerdekaan bangsa ini,” ujar Musa Rajekshah atau akrab disapa Ijeck dikutip dari Kantor Berita RMOLSumut, Minggu (26/2).


Untuk itu, kata Ijeck kemerdekaan yang telah dinikmati saat ini harus dijaga, diisi dengan menjaga semangat kebersamaan, belajar dengan sungguh-sungguh, rajin beribadah sekaligus menghargai perbedaan yang ada, dan membiasakan hidup bergotong royong untuk mempererat silaturahmi antar warga.

“Tinggal bagaimana sekarang kita menghargai kemerdekaan dengan manfaatkan waktu, rezeki, pikiran yang kita punya bukan untuk kepentingan diri sendiri, tapi juga kepentingan seluruh umat. Manfaatkan waktu belajar karena negera ini akan semakin berkembang kalau generasi penerusnya berkualitas secara ilmu pengetahuan dan ilmu agama,” kata Ijeck.

Selanjutnya, memaknai sila pertama Pancasila dimana setiap orang melaksanakan perintah agama dan kepercayaan masing-masing dengan tetap mengedepankan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumut, Harun Mustafa Nasution menambahkan di era globalisasi saat ini, generasi muda menghadapi banyak perubahan zaman, perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan luar yang bisa mengikis rasa nasionalisme.

“Kami para anggota DPRD berkewajiban menyosialisasikan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan ini ke generasi muda bangsa,” ujar pria yang akrab disapa Harun.

Harun mengaku pemahaman Pancasila para santri di Ponpes Musthafawiyah cukup baik.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya