Berita

Anies Baswedan /RMOL

Politik

Anies: Kader PKS Jangan Melupakan Sejarah

MINGGU, 26 FEBRUARI 2023 | 11:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diminta tidak melupakan sejarah bangsa, mulai Bung Karno hingga Joko Widodo (Jokowi).

Pesan itu disampaikan Anies Baswedan pada pidato apel siaga PKS, di Lapangan Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (26/2).

“Bangsa yang besar tidak boleh melupakan sejarah dan meninggalkan kesinambungan. Setiap masa ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin ada tantangannya,” kata dia.


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengurai bagaimana perjuangan seluruh presiden di Indonesia yang memiliki peran dan andil besar dalam membangun bangsa.

Bung Karno, kata dia, mewariskan nation and character building untuk mempersatukan bangsa yang beragam.

Presiden Soeharto mewariskan pembangunan yang berkelanjutan, Presiden Habibie menjunjung tinggi kebebasan dan upaya pemajuan demokratisasi.

Lalu Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang meneguhkan nilai-nilai keberagaman dan toleransi. Presiden Megawati jadi simbol bahwa perempuan juga memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin di negeri ini.

Selanjutnya Presiden SBY, yang mampu menghadirkan stabilitas nasional dan memajukan demokrasi, serta Presiden Jokowi yang telah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai pelosok negeri.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya