Berita

Gubernur Bank Nasional Ukraina Andriy Pyshnyi memegang uang kertas yang didedikasikan untuk peringatan pertama invasi Rusia di Ukraina/Foto: Reuters

Dunia

Satu Tahun Invasi Rusia: Bank Ukraina Meluncurkan Uang Kertas Baru dengan Desain Tentara Mengibarkan Bendera

JUMAT, 24 FEBRUARI 2023 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Uang kertas baru untuk menandai peringatan satu tahun invasi Rusia akan beredar.

Bank Sentral Ukraina dalam pernyataannya mengatakan mereka meluncurkan uang kertas baru sebagai peringatan satu tahun yang bersejarah pada Kamis (23/2), yang pada salah satu sisinya menggambarkan tiga tentara sedang mengibarkan bendera nasional.

Gubernur Bank Nasional Ukraina Andriy Pyshnyi menekankan desain uang kertas baru itu mewakili emosi orang-orang Ukraina yang selama satu tahun dihadapkan pada kenyataan pahit.  


"Untuk menandai peringatan perang, kami memutuskan untuk meluncurkan uang kertas yang akan menggambarkan pada selembar kertas kecil tentang satu tahun yang penuh emosi, dengan pola, konten, dan hal-hal ikonik," katanya, seperti dikutip dari Reuters.

Bank sentral telah bekerja keras sejak invasi besar-besaran pada 24 Februari tahun lalu untuk menjaga ekonomi tetap bertahan dan menjaga stabilitas.

Pejabat bank sentral mengatakan butuh waktu sekitar delapan bulan untuk merancang dan memproduksi uang kertas itu. Bahkan, mereka sudah merencanakan catatan baru untuk memperingati kemenangan dan rekonstruksi Ukraina.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya