Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Analisa Ujang Komarudin Kenapa Elektabilitas Prabowo Subianto Terus Naik

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 20:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terus naik dan mengungguli nama lainnya, seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan dalam sejumlah survei nasional yang dirilis baru-baru ini.

Analisa pengamat politik Ujang Komaruddin, naiknya elektabilitas Prabowo dikarenakan pergerakan Ketum Gerindra itu sudah berjalan dengan sangat baik.

“Prabowo melakukan silaturahmi ke banyak tokoh. Sosialisasinya jalan, maka itu menjadi faktor yang membuat elektabilitasnya meningkat,” kata Ujang dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/2).


Ujang menilai, untuk dapat mempertahankan elektabilitasnya, secara konsisten Prabowo perlu menjaga silaturahminya ke berbagai kalangan masyarakat.

“Jadi atas bawah harus silaturahmi digas pol, apabila silaturahmi itu bisa mendukung. Intinya harus konsisten untuk menemui kalangan atas, ulama, dan rakyat secara konsisten dan masif,” kata dia.

Survei Litbang Kompas yang dirilis Selasa (21/2) mendapati elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) berada di angka 18,1 persen, naik dibandingkan dengan survei yang dilakukan Litbang Kompas pada Oktober 2022.

Survei berbeda dari Polstat menunjukkan elektabilitas Prabowo kokoh di posisi teratas sebagai calon presiden (capres) 2024 pada Februari 2023, tingkat keterpilihan Ketua Umum Partai Gerindra itu mencapai 33 persen.

Di bawah Prabowo, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersaing ketat. Ganjar memperoleh 20,6 persen dan Anies 19,4 persen.

Adapun survei Populi Center yang dirilis Senin mengungkap Prabowo tokoh paling dikenal atau populer, dengan persentase 93,2 persen, disusul dengan Anies Baswedan 82,6 persen, Sandiaga Uno 78 persen, Ridwan Kamil 75,9 persen, dan Ganjar Pranowo 75,7 persen.

Lalu pada kategori tokoh yang dikenal dan disukai, persentase Prabowo juga mengalami kenaikan. Pada Oktober lalu, Prabowo mendapatkan 78,1 persen, sedangkan per Februari 2023 ini angka tersebut naik menjadi 80,5 persen.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya