Berita

Influenser Facebook Afghanistan, Imran Ahmadzai/Net

Dunia

Diduga Sebarkan Propaganda Anti-Taliban, Influencer Facebook Afghanistan Dibekuk Petugas

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 15:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penangkapan dan penahanan terhadap aktivis media sosial Afghanistan kembali dilakukan aparat keamanan Taliban.

Baru-baru ini, seorang influencer media sosial bernama Imran Ahmadzai dibekuk petugas di kediamannya karena diduga menyebarkan propaganda anti-Taliban lewat Facebook.

Menurut laporan NDTV pada Senin (20/2), postingan video terakhir Ahmadzai di Facebook tentang orang-orang yang berlari di Jalan Kabul dengan judul 'pergi ke Turki' viral di media sosial.


Karena postingan tersebut, Ahmadzai diduga menjadi salah satu tersangka yang menyebarkan desas-desus bahwa Taliban akan mengirim warga Afghanistan ke Turki.

Rumor itu mendorong ratusan warga bergegas ke bandara Kabul dan terlibat bentrok dengan petugas keamanan Taliban pada 8 Februari lalu.

Sejak berkuasa pada Agustus 2021, Taliban terus menangkap warga Afghanistan yang aktif di media sosial, dan mereka yang kebetulan pernah bekerja di pemerintahan sebelumnya.

Bersamaan dengan penangkapan Ahmadzai, seorang mantan anggota pasukan keamanan di pemerintahan sebelumnya, Abdul Rahim juga ikut ditahan saat dirinya berada di Dare Abdullah Khel, Panjshir pekan lalu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya