Berita

Marsekal TNI Purn Chappy Hakim saat isi seminar di Unsurya/Ist

Publika

Kekuatan Dirgantara dan Keamanan Nasional

OLEH: HARRY DARMAWAN
JUMAT, 10 FEBRUARI 2023 | 01:59 WIB

UNIVERSITAS Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya), pada hari kamis, 9 Februari 2023 menyelenggarakan seminar nasional dengan tema “Kekuatan Dirgantara dan Keamanan Nasional”. Kegiatan seminar ini mendatangkan Marsekal TNI Purn Chappy Hakim.

Chappy yang merupakan KSAU periode 2002-2005 sekaligus founder CH Institute didaulat sebagai narasumber utama, dan dihadiri oleh segenap civitas akademi Unsurya seperti rektor, wakil rektor, dekan dan para kaprodi, serta 150 mahasiswa/i baik tingkat sarjana maupun magister.

Rektor Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya), Marsda TNI Purn. Dr. Sungkono, M.Si dalam sambutannya mengatakan, seminar diadakan sebagai bentuk tanggung jawab Unsurya dalam meningkatkan kesadaran terhadap isu-isu kedigantaraan dan pertahanan keamanan.


Dikatakan Sungkono, hal itu harus terus ditingkatan agar di masa mendatang semakin banyak penelitian dan publikasi terkait, yang dapat menjadi rujukan bagi para stakeholder, terutama pemerintah.

Marsekal TNI Purn. Chappy Hakim dalam paparannya mengemukakan pentingya unsur dirgantara bagi keamanan nasional di Indonesia. Unsur-unsur kedirgantaraan tersebut tidak hanya meliputi aspek militer, namun meliputi aspek yang luas, termasuk pengelolaan penerbangan dari hulu sampai hilir.

Selain itu diperlukan sebuah sistem yang komprehensif dan didukung oleh mekanisme manajemen yang profesional dan terukur, sehingga ada kesinambungan antara program dan kegiatan yang dijalankan.

Chappy Hakim yang juga aktif mengelola Pusat Studi Air Power di Indonesia memberikan contoh bagaimana negara besar seperti Amerika Serikat berulang kali menghadapi serangan dari udara, yang menimbulkan kehancuran luar biasa, tidak saja bagi militer mereka namun juga korban jiwa dan kerugian ekonomi yang tidak sedikit.

Oleh karena itu, Ia berharap Indonesia dapat belajar dari peristiwa yang dialami negara adidaya tersebut.

Selain seminar nasional, pada momentum tersebut juga berlangsung hibah buku yang diberikan Marsekal TNI Purn. Chappy Hakim kepada civitas Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya), dan diterima secara simbolis oleh Dr. Sungkono, M.Si selaku rektor Unsurya.

Pemberian 100 buku dengan beragam judul tersebut diharapkan akan bermanfaat bagi para dosen dan mahasiswa, dalam menambah pengetahuan seputar penerbangan, pertahanan keamanan, serta humaniora.

*Penulis adalah CH Institute

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya