Berita

Anak bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep/Net

Politik

Dinasti Politik Tidak Harus Satu Partai, Kaesang Pangarep Boleh Pilih Selain PDIP

MINGGU, 05 FEBRUARI 2023 | 10:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dinasti politik tidak hanya bisa dibangun dalam satu partai saja. Tapi juga bisa ke suluruh partai dengan menyebar para anggota keluarga ke dalam partai-partai.

Begitu urai pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menanggapi rencana anak bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep masuk gelanggang politik.

Ujang lantas mencontohkan fenomena dinasti politik di daerah Banten. Di mana ada satu keluarga politik yang tersebar dan menguasai sejumlah partai di daerah tersebut.


“Di Pandeglang misalnya, ada keluarga politik di partai a, b dan c. Dinasti itu kadang tidak hanya di satu partai tapi mengambil di semua partai,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/1).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini berpendapat bahwa dinasti politik yang terpencar di seluruh partai politik justru akan membuat kerajaan kecil dengan kekuasaan yang universal.

Seiring dengan hal tersebut, jika Kaesang ingin terjun ke politik, maka tidak ada salahnya untuk bergabung dengan partai politik lain yang tidak sama dengan jalur politik ayah, kakak, dan iparnya.

“Di politik itu tidak harus berpegang pada satu partai, Bisa saja masuk ke PDIP karena memang itu sudah menjadi jalan politik keluarga Jokowi. Di saat yang sama bisa juga masuk ke partai politik yang lain. Karena itu, hak politik ya,” katanya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya