Berita

Kepala Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayor Jenderal Hossein Salami/Net

Dunia

Kecam Aksi Bakar Al Quran di Eropa, Komandan IRGC: Api akan Mengubah Anda Menjadi Mayat

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aksi pembakaran Al Quran di Swedia dan sejumlah wilayah Eropa menyulut emosi Kepala Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayor Jenderal Hossein Salami.

Dalam pernyataannya pada Kamis pagi (2/2), Salami berjanji untuk menghukum mereka yang berada di balik penodaan kitab suci Islam di Eropa.

“Hari ini, kami adalah penjaga Islam dan Al-Qur’an. Kami katakan kepada mereka yang membakar Al-Qur’an; api ini membakarmu dan mengubahnya menjadi mayat,” lapor kantor berita negara IRNA mengutip perkataan Salami.


“Hiduplah secara rahasia mulai hari ini dan dapatkan mimpi buruk setiap malam, Muslim tidak akan meninggalkanmu meski puluhan tahun berlalu,” tambah Salami.

Bulan lalu, seorang aktivis sayap kanan dari Denmark membakar salinan Alquran di luar Kedutaan Turki di Stockholm. Beberapa hari kemudian, seorang pemimpin Belanda dari gerakan sayap kanan Pegida merobek halaman-halaman Al Quran di dekat parlemen Belanda.

Salami kemudian merujuk pada serangan terhadap novelis Salman Rushdie pada bulan Agustus, mengatakan bahwa mereka yang menodai Al-Quran akan mengalami nasib yang sama.

Rushdie ditikam pada 12 Agustus saat dia bersiap untuk berbicara di sebuah acara di New York bagian barat. Dia telah lama menghadapi ancaman pembunuhan untuk novel keempatnya, The Satanic Verses, yang diterbitkan pada tahun 1988.

Pada tahun 1989, Ruhollah Khomeini, pemimpin tertinggi Iran saat itu, mengeluarkan fatwa yang menyerukan pembunuhan terhadap Rushdie dan siapa pun yang terlibat dalam penerbitan buku tersebut karena dianggap melakukan penistaan ​​agama.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

IShowSpeed Bertemu BTS di Belakang Panggung Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 18:16

Baru Dua Pekan Beroperasi, PT DSI Kelola Devisa Rp188 Triliun

Senin, 20 Juli 2026 | 18:16

Ganti Presiden Belum Tentu Ubah Keadaan

Senin, 20 Juli 2026 | 18:11

Teknologi Terkini Diandalkan untuk Deteksi Dini Kerusakan Hutan

Senin, 20 Juli 2026 | 18:02

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia Perkuat Pertahanan Maritim RI

Senin, 20 Juli 2026 | 17:53

Milenial Mendominasi Daftar Pemilih 2029

Senin, 20 Juli 2026 | 17:45

PKB Dukung Penuh Arah Baru Ekonomi Gagasan Prabowo

Senin, 20 Juli 2026 | 17:44

Prabowo Heran MBG Diserang, Sementara Kebocoran Negara Justru Didiamkan

Senin, 20 Juli 2026 | 17:37

Hibah Kapal Induk Italia Tak Boleh Jadi Beban Negara

Senin, 20 Juli 2026 | 17:34

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap Usai Nobar Pildun di Rumah Dinas

Senin, 20 Juli 2026 | 17:21

Selengkapnya