Berita

Petugas kesehatan sedang mengangkut pasien yang meninggal dunia akibat Demam Lassa di Nigeria/BBC

Dunia

Demam Lassa Tewaskan 13 Orang, Nigeria Berlakukan Darurat Kesehatan untuk Wilayah Benue

KAMIS, 02 FEBRUARI 2023 | 14:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nigeria melaporkan 13 kematian, dengan 37 orang positif terinfeksi wabah Demam Lassa di negara bagian Benue pada Rabu (1/2).

Menurut laporan dari Direktur Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, Terna Kur, mengatakan sejauh ini ada 194 total kasus suspek demam Lassa di negara bagian tersebut.

"Demam Lassa terbaru di negara bagian itu ada 13 orang yang sejauh ini telah dikonfirmasi meninggal, dari 194 kasus yang dicurigai," kata Kur dalam laporannya.


Seperti dimuat All Africa pada Kamis (2/2), wabah ini, menurut komisaris untuk layanan kesehatan dan manusia, Joseph Ngbea,  dinyatakan sebagai darurat kesehatan di Benue karena telah menjangkit ratusan masyarakat.

"Saya ingin memberi tahu bahwa Demam Lassa sekarang menjadi darurat kesehatan masyarakat di Benue, karena banyak orang telah dites positif dan kami telah kehilangan begitu banyak pasien," kata Ngbea.

Sebagian besar masyarakat yang meninggal, menurut Ngbea, terlambat melaporkan kondisinya kepada petugas kesehatan, yang membuat mereka tidak mendapatkan penanganan yang tepat di rumah sakit setempat.

Kini, ia mengimbau agar masyarakat dapat menerapkan kebersihan pribadi, menutup atau memasak makanan dengan baik untuk mencegah terinfeksinya wabah terbaru setelah Covid-19 ini, juga menghindari mengkonsumsi tikus.

Komisaris Kesehatan itu juga mendesak masyarakat untuk dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam melaporkan gejala awal yang dialami, jika mereka merasakan gejala-gejala seperti penyakit malaria, agar masyarakat bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya