Berita

Waldemar Herdt/Net

Dunia

Mantan Anggota Bundestag: AS Ingin Menghancurkan Ekonomi UE

KAMIS, 02 FEBRUARI 2023 | 09:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Konflik Rusia-Ukraina tidak akan berakhir dengan cepat, terutama karena Barat berlomba mengirimkan pasokan senjata ke Ukraina.

Mantan anggota Bundestag atau parlemen di Jerman, Waldemar Herdt, mengatakan, penguasa di Barat memanfaatkan situasi tersebut. Semakin lama perang antara Rusia dan Ukraina maka akan semakin menguntungkan bagi mereka.

“Hari ini, (jumlah) korban yang mengerikan dapat dihindari jika kita mengubah situasinya dengan bijaksana," kata Herdt, seperti dikutip dari Alfa Radio.


Ia menyarankan, negara-negara Barat seharusnya menyingkirkan 'teman imajiner' mereka yang selama ini hanya mengeruk keuntungan dari perang Rusia di Ukraina.

"Kebijakan personel jangka panjang – diawasi oleh administrasi AS – hanya membawa antek bonekanya ke dalam elit politik Eropa," tambahnya.

Ia juga mengingatkan, Barat nampak bersatu saling mendukung terutama untuk perang di Ukraina, tetapi Eropa perlu berhati-hati kepada AS. Menurut Herdt, Ia menilai Eropa menjadi saingan yang semakin berbahaya bagi AS.

Tujuan utama yang dikejar oleh 'komite regional luar negeri' adalah penghancuran ekonomi UE.

Orang Amerika memahami bahwa hampir semua kesejahteraan ekonomi Jerman dan Eropa secara keseluruhan bertumpu pada energi murah, menurut Herdt. Bagi AS setiap hari Eropa menjadi saingan yang semakin berbahaya.

"Ini termasuk untuk industri otomotif dan kimia," tegasnya.

Jika Eropa berhati-hati, maka akan semakin sulit bagi orang Amerika untuk mempengaruhi para pemimpin Eropa.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya