Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Politik

Versi Insis, AHY Paling Moncer Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024

RABU, 01 FEBRUARI 2023 | 15:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sosok yang akan mendampingi Anies Baswedan harus menjadi prioritas untuk diselesaikan. Dari tiga partai politik (parpol) yang tergabung dalam Koalisi Perubahan, dibanding tokoh lainnya sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dianggap paling tepat mendampingi Anies di Pilpres 2024.

Peneliti Senior Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata mengatakan, setelah didukung 3 partai, jalan Anies untuk menuju calon presiden (capres) 2024 masih ada dua tahapan lagi.

"Pertama soal siapa calon wakil presiden yang bakal mendampingi dia. Kedua, Anies dan pasangannya itu diajukan oleh partai pengusung dan disahkan oleh KPU," ujar Dian kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/2).


Akademisi Universitas Ibnu Chaldun ini menilai, Anies harus tetap waspada karena dua langkah tersebut menjadi krusial apabila tidak diantisipasi. Ia mencontohkan, salah satu partai pengusung mundur di kemudian hari, atau Anies dan pasangannya tidak disahkan oleh KPU.

"Meskipun demikian, Anies boleh dibilang rada maju dari kandidat capres lainnya paska deklarasi pada waktu lalu. Dari dua langkah krusial itu maka persoalan siapa yang mendampingi Anies menjadi prioritas untuk diselesaikan," kata Dian.

Merujuk hasil survei Insis periode Oktober 2022 kata Dian, terdapat beberapa nama yang kerap muncul mengisi slot calon wakil presiden (cawapres). Mereka adalah Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat AHY, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, hingga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

"Dari nama-nama itu, jika merujuk elektabilitas maka AHY paling moncer. Selain itu, dia adalah ketua umum parpol. Dua poin itu yang tidak dimiliki kandidat lainnya. Selain berguna untuk memuluskan proses pencalonan, posisi dia dapat menjadi backup politik di parlemen apabila memenangkan pertarungan 2024," pungkas Dian.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya