Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Finlandia Tegas Larang Aksi Pembakaran Al Quran

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 12:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kepolisian Finlandia memutuskan untuk melarang aksi pembakaran kitab suci Al Quran karena dianggap mengganggu perdamaian.

Dewan Kepolisian Nasional Finlandia mengatakan pihaknya tidak akan memberi izin untuk aksi pembakaran Al Quran. Mereka yang melanggar akan dikenai hukuman.

"Pembakaran atau penodaan terhadap sebuah kitab yang disakralkan oleh komunitas agama akan ditanggapi dengan campur tangan polisi," kata Dewan Kepolisian Nasional, seperti dikutip media lokal, STT pada Selasa (31/1).


Larangan ini muncul di tengah gejolak akibat aksi pembakaran Al Quran di sejumlah ibukota Eropa baru-baru ini.

Pekan lalu, politisi Denmark-Swedia sekaligus pemimpin partai garis keras Stram Kurs, Rasmus Paludan, membakar Al Quran di depan sebuah masjid di Denmark.

Tindakan tersebut dilakukan Paludan setelah ia membakar Al Quran di depan Kedutaan Besar Turki di Swedia beberapa hari sebelumnya.

Paludan juga mengumumkan akan membakar Al Quran setiap Jumat hingga Swedia masuk dalam aliansi NATO.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya