Berita

Philips/Net

Dunia

Philips PHK Enam Ribu Pegawai di Seluruh Dunia

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 08:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali dilakukan oleh perusahaan elektronik asal Belanda, Philips terhadap enam ribu karyawannya di seluruh dunia pada Senin (30/1).

Chief Executive Officer (CEO) Philips Roy Jakobs mengatakan mereka perlu memaksimalkan keuntungan dengan memangkas biaya untuk menghadapi gejolak rantai pasokan dan inflasi.

"Ini adalah langkah yang cukup besar dan berdampak, tetapi kami melihat perlu untuk mengatasi kenaikan biaya di seluruh perusahaan dan dunia," jelasnya, seperti dimuat Bloomberg.


Tahun lalu, Philips telah mem-PHK 4 ribu orang, dan tahun ini ditambah menjadi 6 ribu, atau sekitar 8 persen dari para pekerjanya di dunia.

Kenaikan angka PHK disinyalir karena Philips dilanda banyak kerugian akibat perangkat terapi tidur yang diproduksi telah ditarik dari pasar.

Perusahaan itu juga menghadapi risiko tuntutan setelah peneliti menemukan bahwa busa yang rusak pada alat tersebut dapat memicu kanker dan masalah pernapasan.

Philips sudah mulai melakukan penarikan produk sejak Juni 2021 dan biaya kerugian yang harus ditanggung sekitar 885 juta poundsterling atau Rp 16,4 triliun.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya