Berita

Tim kecil Nasdem, Demokrat dan PKS saat bertemu dengan Anies Baswedan/Net

Politik

Ide AHY Buat Sekber Bisa Memecah Kebuntuan Koalisi Perubahan

SABTU, 28 JANUARI 2023 | 22:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mandeknya manuver politik Koalisi Perubahan yang diisi oleh Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PKS disinyalir bisa terpecahkan apabila ide Ketum Demokrat, Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY), direalisasikan.

Analisa tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic), A. Khoirul Umam, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (28/1).

"Keputusan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk memecah kebuntuan komunikasi di Koalisi Perubahan juga sangat menarik dicermati," ujarnya.


Khoirul Umam memaparkan, keputusan AHY yang dimaksud adalah mengajak dua parpol anggota Koalisi Perubahan, yaitu Nasdem dan PKS untuk membuat sekretariat bersama (Sekber) untuk pemenangan Pemilu 2024.

"Ajakan AHY untuk membentuk Sekretariat Perubahan bersama Nasdem dan PKS merupakan wujud komitmen dan langkah cerdasnya untuk mengutamakan kebersamaan, sebagai basis untuk menumbuhkan rasa saling percaya di dalam Koalisi Perubahan," urainya.

Di samping itu, dosen politik Universitas Paramadina ini juga memaknai ide AHY tersebut sebagai imbauan kepada Nasdem dan PKS untuk bisa mengesampingkan ego kepartaian masing-masing.

"Sikap AHY itu menunjukkan sisi kematangannya sebagai politisi muda," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya