Berita

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak/Net

Hukum

BPK Belum Bisa Audit, KPK Pastikan Tidak Ada Kendala dalam Penyelidikan Formula E

KAMIS, 26 JANUARI 2023 | 13:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meskipun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum bisa melakukan investigasi atau audit kerugian negara dalam penyelenggaraan Formula E, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak ada kendala dalam proses penyelidikan event internasional itu.

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak mengatakan, BPK bisa bertindak jika ada perintah penyidikan. Karena kasus penyelenggaraan Formula E yang sedang ditangani oleh KPK masih dalam tahap proses penyelidikan, BPK belum bisa melakukan audit soal dugaan kerugian negara.

"Enggak ada kendala. Cuma BPK kan melakukan investigasi pada saat tahap penyidikan. Kalau tahap penyelidikan belum, belum boleh," ujar Johanis kepada wartawan, Kamis (26/1).


Johanis pun memastikan, bahwa proses penyelidikan penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta masih berjalan di KPK.

"Sementara penyelidik ini masih mencari hal-hal yang diperlukan untuk mengungkap perkara tersebut," pungkas Johanis.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya