Berita

Ilustrasi tiga tokoh capres dengan keterpilihan tinggi/RMOL

Politik

Prabowo, Anies dan Ganjar Salip-salipan Tiga Besar Capres

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 16:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat elektabilitas sejumlah tokoh yang disinyalir bakal maju dan diusung oleh partai-partai politik sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 terpaut ketat pada beberapa tokoh politik saja.

Hal tersebut terekam dalam hasil survei terbaru Algoritma pada medio 19 hingga 30 Desember 2022, yang dirilis di Tamarin Hotel, Jalan KH. Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/1).

Direktur Riset dan Program Algoritma Research and Consulting, Fajar Nursahid memaparkan, terdapat 3 tokoh politik yang dalam hasil surveinya kali ini nampak salip-salipan di 3 besar elektabilitas tertinggi.


"Jika pencoblosan dilaksanakan hari ini, tokoh publik yang akan dipilih adalah Ganjar 25,1 persen, Anies Baswedan 18,7 persen, Prabowo Subianto 16,6 persen," ujar Fajar.

Namun dari segi popularitas dan favorabilitas, Prabowo Subianto berada di urutan pertama karena diketahui 93,1 persen, atau berada di atas Anies Baswedan yang diketahui 82,4 persen, Sandiaga Salahuddin Uno 77,3 persen, Ganjar Pranowo 76,6 persen, dan Ridwan Kamil 71,7 persen.

"Untuk kesukaan, Prabowo Subianto di urutan pertama sebesar 68,6 persen; Ganjar Pranowo 63,2 persen; Anies Baswedan 61,3 persen; Sandiaga Salahuddin Uno 60,7 persen, dan Ridwan Kamil 58,6 persen," sambung Fajar.

Survei Algoritma Research and Consuting ini memiliki margin of error kurang lebih sebesar 3 persen, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Sebanyak 1.214 responden yang terlibat dalam survei ini diwawancara secara tatap muka menggunakan kuesioner dan dilakukan oleh 66 enumerator.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya