Berita

Ridwan Kamil saat resmi gabung ke Partai Golkar untuk hadapi Pemilu 2024/Ist

Politik

Pilihan Ridwan Kamil Masuk Golkar Rasional Saat Anies dan Ganjar Masih Luntang Lantung

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 11:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pilihan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bergabung ke Partai Golkar dinilai sebagai sikap politik yang tepat jelang Pemilu 2024.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an, menjadi salah satu pihak yang menganggap manuver Ridwan Kamil bergabung ke Golkar beririsan dengan kebingungan bakal calon kontestan Pilpres lainnya.

"Ini (gabung Golkar) pilihan rasional Ridwan Kamil, karena di tengah tokoh-tokoh lain yang punya elektabilitas hari ini luntang lantung, taruhlah Anies Baswedan dan Ganjar," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/1).


Bagi Ali, dengan gabung ke Golkar, posisi Ridwan Kamil menjadi di atas Anies Baswedan. Karena meskipun sudah diusung menjadi calon presiden (capres) oleh Partai Nasdem, Anies bukanlah kader partai. Maupun Ganjar Pranowo yang kini disinyalir tidak bisa maju capres dari PDIP.

"Itu kan jadi pelajaran penting bagi Ridwan Kamil, bagaimana perjuangan politik ke depan," tuturnya.

"Karena kalau dia targetnya adalah ingin mengabdi lebih luas lagi, mau tidak mau instrumennya adalah melalui partai politik. Maju pilkada melalui partai, maju presiden atau wakil presiden juga melalui partai," tandas Ali.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya