Berita

Chris Hipkins terpilih gantikan Jacinda Ardern sebagai Perdana Menteri Selandia Baru/Net

Dunia

Partai Buruh Pilih Chris Hipkins Jadi PM Selandia Baru Gantikan Jacinda Ardern

MINGGU, 22 JANUARI 2023 | 10:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selandia Baru akan memiliki pemimpin baru setelah Jacinda Ardern mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri. Ia adalah Chris Hipkins, satu-satunya nominasi dari Partai Buruh yang berkuasa.

Dalam pertemuan pada Minggu (22/1), 64 anggota parlemen Partai Buruh mengonfirmasi pemilihan Hipkins untuk menggantikan Ardern yang mundur secara tiba-tiba pada Kamis (19/1).

Pria 44 tahun itu yang dikenal sebagai "Chippy" itu pertama kali menjadi anggota parlemen dari Partai Buruh pada 2008. Ia kemudian ditunjuk sebagai menteri kesehatan pada Juli 2020, dan menteri tanggap Covid-19 pada akhir tahun.


Partai Buruh diperkirakan akan menggelar konferensi pers untuk mengumumkan pemilihan Hipkins. Namun sebelum itu terjadi, banyak pihak telah memberikan ucapan selamat padanya.

Di samping itu, Partai Buruh juga sudah memilih Carmel Sepuloni sebagai wakil perdana menteri. Sepuloni merupakan orang Eropa keturunan Samoa, Tonga dan Selandia Baru dan tinggal di Auckland.

Sementara Grant Robertson, yang saat ini menjabat Wakil Perdana Menteri, diperkirakan akan memegang jabatan Menteri Keuangan.

Sebelum Hipkins resmi menjadi perdana menteri, Ardern harus mengajukan pengunduran dirinya kepada perwakilan Raja Charles III di Selandia Baru, Gubernur Jenderal Cindy Kiro. Setelah itu Kiro akan menunjuk Hipkins untuk peran tersebut dan dia akan disumpah.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya