Berita

Albatros L-39 /Net

Dunia

Mali Kembali Terima Pasokan Pesawat Tempur dan Helikopter dari Rusia

SABTU, 21 JANUARI 2023 | 08:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Militer Mali menerima kiriman sejumlah pesawat tempur asal Rusia pada Kamis (19/1), yang terbaru dalam serangkaian pengiriman dari sekutu militer dan politiknya.

Kedatangan delapan pesawat tempur dan dua helikopter disambut dalam upacara dan disaksikan Duta Besar Rusia Igor Gromyko dan Kepala Junta Mali Kolonel Assimi Goita, seperti dimuat Africa News, Jumat (20/1).

Militer Mali mengatakan pengiriman itu termasuk pesawat serang Sukhoi Su-25 yang dirancang untuk mendukung pasukan darat, serta Albatros L-39 rancangan Ceko.


L-39, meski awalnya dirancang untuk tujuan pelatihan, juga telah digunakan sebagai pesawat serang.

Bamako juga menerima Mi-8, helikopter angkut Rusia rancangan Soviet yang, selain mengangkut pasukan dan peralatan, dapat dilengkapi dengan senjata untuk mempertahankan pasukan darat.

Para pejabat Mali tidak memberikan perincian tentang berapa banyak dari masing-masing pesawat yang mereka terima serta  tidak merilis perincian transaksi.

Ini adalah yang terbaru dari serangkaian pengiriman peralatan militer Rusia pada Maret dan Agustus 2022.

Mali merupakan negara Afrika barat yang telah memerangi pemberontakan jihadis serta krisis politik dan kemanusiaan sejak 2012.

Setelah kolonel yang saat ini berkuasa melakukan kudeta pada 2020, hubungan dengan bekas kekuatan kolonial Prancis terputus. Rusia turun tangan untuk mengisi kekosongan.

Berbagai sumber mengatakan junta mulai mendatangkan paramiliter dari kelompok Rusia Wagner sejak akhir 2021, yang memicu kritik dari beberapa negara.

Penguasa militer membantah tuduhan itu, dengan mengatakan itu hanya menghidupkan kembali hubungan lama dengan Rusia dan tentaranya. Ia juga mengatakan sekarang melakukan perlawanan terhadap para jihadis yang aktif di negara itu, sebuah klaim yang dibantah oleh para pakar militer.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya