Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Harusnya Berterima Kasih ke Cak Nun

RABU, 18 JANUARI 2023 | 13:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Potongan video budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun yang viral saat menyamakan Presiden Joko Widodo dengan raja Mesir Firaun, adalah satu peringatan yang harus dimaknai positif.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, Cak Nun merupakan budayawan dan tokoh intelektual muslim Indonesia yang selalu objektif.

Kritik dari Cak Nun, kata Saiful, tidak hanya melakukan kritik pada era setelah reformasi, melainkan juga pada era orde baru sangat kritis kepada pemerintahan orde baru pada saat itu yang dikenal otoriter.


"Saya kira apa yang dikatakan Cak Nun itu bagian dari kejujuran beliau sebagai seorang intelektual Muslim, semua yang disampaikan adalah petuah dan pengingat bagi kita semua utamanya bagi pemerintah agar terus berbenah," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/1).

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, Presiden Jokowi seharusnya berterima kasih karena masih diingatkan oleh Cak Nun yang merupakan tokoh bangsa.

"Jangan kemudian apa yang disampaikan yang bersangkutan dilihat dari perspektif negatif, ada nilai-nilai positif yang dapat dipetik atas pernyataan yang bersangkutan," demikian Saiful.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya