Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hampir Sepekan, Burkina Faso Lanjutkan Pencarian Puluhan Wanita yang Diculik Kelompok Jihadis

SELASA, 17 JANUARI 2023 | 09:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang di Burkina Faso terus melakukan upaya pencarian untuk menyelamatkan sekelompok wanita yang diculik secara massal oleh kelompok jihadis pada pekan lalu di utara negara itu.

Gubernur wilayah Sahel Letnan Kolonel Rodolphe Sorgho mengatakan pada Senin (16/1), pencarian dilakukan segera setelah sekitar 50 wanita diculik di dua lokasi di utara dan barat kota Arbinda di utara pada Kamis dan Jumat.

"Segera setelah hilangnya mereka dilaporkan, pencarian dilakukan untuk menemukan semua korban yang tidak bersalah ini, dalam keadaan aman dan sehat," kata Sorgho, seperti dikutip dari Africa News.


"Saat mereka keluar mencari buah-buahan liar, para istri, ibu dan anak perempuan ini diserang secara tidak adil oleh orang-orang bersenjata," ujarnya.

Prancis mengutuk penculikan itu dan menyerukan pembebasan segera para sandera.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri, Paris menegaskan kembali solidaritas dan komitmennya terhadap Burkina Faso.

Burkina Faso, khususnya di bagian utaranya, telah menghadapi serangan yang meningkat dari kelompok jihad yang terkait dengan al-Qaeda dan ISIS sejak 2015. Mereka telah menyebabkan ribuan orang tewas dan setidaknya dua juta orang mengungsi.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya