Berita

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem, Teuku Taufiqulhadi/RMOLAceh.

Politik

Kalau Bank Syariah Dipimpin Orang Luar, Pj Gubernur Seolah Tampar Masyarakat Aceh

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 04:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem, Teuku Taufiqulhadi, menilai jika Penjabat (Pj) Gubernur putra daerah, dapat dipastikan Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh Syariah (BAS) orang Aceh. Dia akan berusaha mencari putra daerah.

“Saya tidak yakin, dari jutaaan orang Aceh tersebut tidak satu pun yang memenuhi kualifikasi. Baik dari segi profesionalitas maupun pemahaman Syariah,” kata Taufiqulhadi, dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLAceh, Ahad (15/1).

Menurut Taufiqulhadi, komitmen untuk mencari putra daerah tidak ada pada Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki. Karena itu, Pj Gubernur tak punya beban membawa orang luar masuk ke Aceh.


“Kalau ada komitmen, ia akan mencari cara dan mencari dasar untuk menjadikan orang Aceh sebagai Dirut BAS,” ujar Taufiqulhadi.

Sebagai orang Aceh, Taufiqulhadi tak bisa membayangkan bagaimana pendapat masyarakat di bumi yang telah mempraktikkan syariah Islam bertahun-tahun. Sayangnya, ini seperti berasumsi bahwa tidak ada satupun putra Aceh mampu memimpin BAS.

“Itu sungguh tidak masuk akal,” kata dia. “Soal profesionalitas, bankir dari Aceh juga bertebaran di mana-mana. Mereka sangat profesional.”

Menurut Taufiqulhadi, kalau posisi Dirut BAS diberikan kepada orang luar, sama saja menampar semua masyarakat Aceh.

“Apa kata orang terhadap kita, sebuah provinsi yang menerapkan syariat tidak paham Bank Aceh yang bersyariah,” sebut dia.

Harapannya, jangan sampai masyarakat Aceh bertanya-tanya masalah Dirut BAS.
“Apakah putra mereka yang ditunjuk atau membawa orang lain ke sini. Dirut BAS itu, menurut saya, hak putra Aceh,” ujar dia.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya