Berita

Ganjar Pranowo (kanan) saat dipanggil Dewan Kehormatan DPP PDI Perjuangan/Ist

Politik

Saiful Anam: Tanpa PDIP dan Jokowi Apalah Seorang Ganjar

MINGGU, 15 JANUARI 2023 | 16:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sosok seperti Ganjar Pranowo dianggap tidak akan berani keluar dari PDI Perjuangan. Alasannya, karir politiknya bergantung kepada partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri dan sosok Presiden Joko Widodo.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, Ganjar masih tetap akan mengekor kepada PDIP dan Jokowi. Mengingat, kekuatan Ganjar rapuh kalau tanpa PDIP dan Jokowi.

Saiful berpandangan, Ganjar akan terus berusaha mempertahankan jalan politiknya bersama PDIP dan Jokowi. Apalagi, PDIP dan Jokowi tetap akan tetap strategis bagi Ganjar.


"Karena tanpa keduanya apalah seorang Ganjar. Kekuatan Ganjar akan ambruk tanpa Jokowi dan PDIP, untuk itu Ganjar akan mempertahankan mati-matian PDIP dan dukungan Jokowi kepadanya," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/1).

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, Ganjar tidak mungkin berani meninggalkan Jokowi dan PDIP. Gubernur Jateng dua periode ini merasa akan tamat karir politiknya dengan atau tanpa PDIP dan Jokowi.

Analisa Saiful Anam, Jokowi belum tentu dapat membantu Ganjar sepenuhnya. Argumentasinya, Jokowi bukan Ketua Umum Parpol dan juga bukan penentu pencalonan pada Pilpres 2024 yang akan datang.

"Sehingga dengan demikian harapan Ganjar bisa sirna dan tidak sesuai dengan yang harapkan jika masih mengharapkan PDIP dan Jokowi," pungkas Saiful.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya