Berita

Ekonom senior Indef, Didik J Rachbini/Net

Politik

Didik J Rachbini: Partai yang Menafikan Silent Majority Naif

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 10:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Suara silent majority diyakini akan tetap menjadi penentu pada pemilihan presiden dan pemilihan legislatif yang akan digelar bangsa Indonesia pada tahun 2024 mendatang.

Meski tidak menampakkan diri tampil, silent majority ini patut diperhitungkan oleh pemimpin partai politik yang akan ikut bertarung di 2024.

"Partai atau pimpinan partai yang menafikan suara silent majority adalah partai dan pimpinan yang naif," tegas ekonom senior Indef, Prof Didik J Rachbini kepada redaksi, Jumat (13/1).


Prof Didik mengurai, keberadaan silent majority bisa diketahui lebih pasti melalui metode riset ilmiah dan akademik.

"Metode riset polling, yang bebasis pada sampling ilmiah sesuai metode akademik sudah puluhan tahun dipraktikkan oleh para pollster dan peneliti," sambung Prof Didik.

Manfaat riset, kata Prof Didik, sudah banyak diketahui kalangan elite. Bahkan jika polling yang dilakukan benar dan jujur, sudah bisa mengetahui persepsi, pandangan mayoritas rakyat, silent majority terhadap partai dan pemimpin pilihannya.

"Jika ada partai dan pimpinan partai menafikan realitas hasil-hasil survei akademik ini, saya sebagai peneliti nenyebutnya mereka tidak memahami ilmu," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya