Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali/RMOL

Politik

Ahmad Ali: Tanpa Nasdem Jokowi Juga Tidak Memenuhi Syarat

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 02:44 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Nasdem tidak mau bicara banyak mengomentari pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno mengenai nasib Joko Widodo bila tidak didukung partai banteng.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali, hanya para ahli yang dapat menjelaskan apakah pernyataan yang disampaikan Mega di hadapan ribuan kader PDIP termasuk Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin beserta menteri-menteri adalah wajar atau tidak. Adapun Ahmad Ali mengatakan, dirinya tidak memiliki kapasitas untuk memberi pandangan tentang hal itu.

Hanya saja, Ahmad Ali menggarisbawahi bahwa apa yang disampaikan Megawati adalah dalam konteks dukungan pada Jokowi di arena pemilihan presiden. Faktanya, sepanjang dua kali mengikuti pilpres, Jokowi harus diusung partai.


"Tanpa diusung partai politik, tanpa ada PDIP kan (Jokowi) tidak memenuhi syarat. Tanpa ada Nasdem juga tidak memenuhi syarat. Kan begitu," kata Ahmad Ali, Rabu (11/1).

Menurut Ahmad Ali, hal ini bisa diartikan, walaupun seseorang adalah figur yang bagus dan memiliki elektabilitas bagus, namun tanpa ada parpol, dia tetap tidak akan memiliki daya tawar politik.

"Jadi kita lihat pernyataan itu dalam konteks politik," jelas Ahmad Ali.

Bagi Ahmad Ali, apa yang diungkapkan Megawati di hadapan kadernya di acara hari ulang tahun ke 50 PDIP adalah hal wajar dan sama sekali tidak ada yang salah. Apalagi itu disampaikan dalam forum internal partai.

"Dalam kapasitas Pak Jokowi sebagai kader itu tentunya bukan hal yang baru bagi PDIP," pungkas Ahmad Ali.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya