Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat pidato di acara punak HUT PDIP/RMOL

Politik

Belum Umumkan Capresnya, Bukan Tidak Mungkin PDIP jadi Musuh Bersama

RABU, 11 JANUARI 2023 | 05:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Saat acara puncak hari ulang tahun (HUT) ke 50 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ketua Umum Megawati Soekarnoputri ternyata tidak mengumumkan siapa sosok calon presiden yang akan diusung di pemilu 2024 mendatang.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpendapat bahwa PDIP tidak miliki desakan untuk umumkan tokoh yang akan diusung. Argumentasinya, PDIP punya kader yang cukup menjanjikan untuk kompetisi di Pilpres, mereka tinggal menunjuk Puan Maharani, atau Ganjar Pranowo, atau keduanya sekaligus.

Argumentasi kedua, jelas Dedi, PDIP punya akses mengusung tanpa koalisi, sehingga PDIP tidak dalam kebutuhan menjajaki partai lain.


"Tetapi partai lain yang memerlukan PDIP, itu bisa saja ada dalam anggapan Megawati," demikian analisa Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/1).

Dedi melihat, kepercayaan diri Megawati terbangun karena dua sebab, pertama; PDIP mendominasi Pemilu 2019, dengan jumlah pemilih yang cukup jauh meninggalkan pemenang keduanya. Hal itu mengindikasikan militansi kader PDIP yang kuat, serta bukti mesin politik PDIP berhasil.

Sebab kedua, PDIP memiliki Joko Widodo yang secara kekuasaan bisa pengaruhi partai lain, elite partai non PDIP sangat mungkin berada di bawah kendali Jokowi, utamanya PPP dan Golkar.

"Situasi ini menumbuhkan kepercayaan diri itu, tetapi jika lengah, bukan tidak mungkin PDIP akan menjadi musuh bersama, imbasnya PDIP bisa tumbang," pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya