Berita

Ledakan di Jembatan Krimea pada

Dunia

Perbaikan Jembatan Krimea Berlanjut, Dua Penyangga akan Segera Dipasang

SABTU, 07 JANUARI 2023 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya Rusia untuk memperbaiki jembatan Krimea terus berlanjut. Terbaru,  Badan Jalan Federal (Rosavtodor) atau Badan Jalan Federal, pada Jumat (6/1) mengatakan bahwa saat ini tim perbaikan jembatan bersiap untuk memasang dua bentang penyangga di sisi kiri bagian jembatan.

“Untuk melakukan pemasangan dua bentang ini, kami akan memberlakukan pembatasan sementara lalu lintas kendaraan. Bulan depan kami akan mengganti dua bentang lagi yang rusak, setelah itu pekerja jembatan akan memasang pagar penghalang dan perlengkapan penerangan, meletakkan dua lapis perkerasan beton aspal dan memberi tanda," kata Rosavtodor, seperti dikutip dari TASS.

Namun begitu, Rosavtodor menekankan bahwa pekerjaan restorasi di sisi kiri Jembatan Krimea itu diusahakan tidak mempengaruhi pergerakan kendaraan.


Pekerja jembatan telah melepas dua dari empat penyangga di sisi kiri, yang terkena ledakan, dan kemudian memulihkan tonggak yang rusak pada penyangga, menempelkan tulangan tambahan dan memasang jaring kawat. Pemasangan bagian pendukung selesai saat bentang didorong, perakitan empat bentang sekarang sedang dilakukan di jalur luncur Federal Road Agency.

"Pekerjaan di Jembatan Krimea berlangsung sepanjang waktu. Bagian jalannya akan dipulihkan sepenuhnya pada bulan Maret tahun ini" kata Badan Jalan Federal.

 Jembatan yang sangat penting bagi Rusia itu rusak dalam ledakan pada 8 Oktober, yang diklaim Rusia sebagai serangan yang diluncurkan Ukraina.

Situs web pemerintah Rusia mengatakan, perbaikan dijadwalkan selesai pada Juli 2023.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya