Berita

Ketua Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan/Net

Politik

Syahganda Minta Jokowi dan Anwar Ibrahim Tingkatkan Demokrasi di ASEAN

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 09:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Lawatan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim ke Indonesia harus menjadi momentum Presiden Joko Widodo fokus meningkatkan demokrasi di ASEAN.

Ketua Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan menekankan, Indonesia dan Malaysia juga harus menjadi teladan bagi negara lain dalam menegakkan demokrasi.

"Indonesia-Malaysia harus menjadi teladan demokrasi, yakni memutus praktik-praktik curang dalam sistem demokrasi, seperti kecurangan pemilu dan pembatasan kebebasan sipil," kata Syahganda kepada redaksi, Jumat (6/1).


Salah satu yang perlu menjadi perhatian dalam pertemuan Jokowi dan Anwar Ibrahim adalah kudeta Myanmar yang sampai memenjarakan mantan pimpinan Myanmar, Aung San Suu Kyi selama 33 tahun.

"Junta militer Myanmar harus diberikan sanksi yang mengkudeta dan memenjarakan Aung San Suu Kyi selama 33 tahun," sambungnya.

Dikatakan Syahganda, demokrasi ASEAN harus terbentuk mandiri dan tidak mengekor pada demokrasi di Barat. Meski bisa mengambil nilai-nilai positif demokrasi Barat, ASEAN perlu memasukkan kebajikan lokal yang berakar pada budaya dari bangsa-bangsa di ASEAN.

"ASEAN harus mampu menjadi sentrum peradaban dunia ke depan. Apalagi, saat ini dunia sedang membutuhkan arah baru setelah selesainya pandemi Covid-19 dan munculnya globalisasi dengan sistem multipolar," sambung Syahganda.

Anwar Ibrahim akan bertandang ke Indonesia pada 8-9 Januari 2023. Perdana Menteri Malaysia itu diagendakan akan bertemu Presiden Joko Widodo di hari kedua lawatan ke Indonesia.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya