Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Politik

Mangkir Lagi, KPK Buru Keberadaan Mahendra Dito

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 00:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tiga kali mangkir dari panggilan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buru keberadaan pengusaha yang dikenal karena memenjarakan artis Nikita Mirzani, Mahendra Dito untuk dihadirkan secara paksa sebagai saksi kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, pihaknya hingga saat ini sedang mencari keberadaan Mahendra Dito. Mengingat, hari ini, Kamis (5/1), Mahendra Dito kembali mangkir dari panggilan tim penyidik untuk ketiga kalinya sebagai saksi untuk perkara yang menjerat mantan Sekretaris MA, Nurhadi (NHD).

"Dito Mahendra, sekalian juga kepada rekan-rekan, kami juga sedang mencari, kalau rekan-rekan ketemu, kabari kami," ujar Asep kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (5/1).


Asep mengungkapkan, Mahendra Dito mangkir dari panggilan tim penyidik dengan alasan menghadiri panggilan di persidangan dengan terdakwa Nikita Mirzani pada saat itu. Akan tetapi, Mahendra Dito ternyata juga tidak hadir di persidangan terdakwa Nikita Mirzani.

"Kita juga sedang coba cari, mudah-mudahan rekan-rekan ada informasi, dan kita juga akan minta keterangan," pungkas Asep.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya