Berita

Ketua Umum PINTI dr. Metta Agustina/Net

Nusantara

Sambut Peringatan Harkitnas ke-115, Perempuan PINTI dan Pengusaha Ziarah ke Makam dr. Wahidin

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 17:18 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap tanggal 20 Mei merupakan sebuah momen di mana bangsa Indonesia pada tahun 1908 mulai membangkitkan semangat perjuangan untuk meraih kemerdekaan.
                                                                       
Harkitnas memiliki makna yang mendalam bagi persatuan bangsa. Momen yang menjadi pengingat bahwa Republik Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam perbedaan dan karakter di dalamnya, akan tetapi disatukan oleh nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan negaranya.

Untuk memupuk semangat persatuan dan nasionalisme itu, Organisasi Perempuan PINTI (Perhimpunan Indonesia Tionghoa) dan para pengusaha akan menggelar acara akbar Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-115 tahun 2023 dengan mengusung tema 'Ayo Bangkit Bersama'.


Sebagai awal dari rangkaian acara akbar peringatan Harkitnas, perempuan PINTI dan para pengusaha akan berziarah ke makam dr. Wahidin Soedirohoesodo dalam waktu dekat.

"Kegiatan berziarah akan dilaksanakan bersama-sama dengan pengusaha pada awal tahun 2023 ini," kata Ketua Umum PINTI dr. Metta Agustina melalui keterangan tertulis, Selasa (3/1).

Sebagaimana diketahui, dr. Wahidin Soedirohoesodo adalah penggagas berdirinya perkumpulan Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 yang menjadi awal dari kebangkitan Nasional Indonesia.

"Rangkaian kegiatan ini bukan saja untuk mengenang kembali perjuangan para tokoh kebangkitan nasional di masa lalu, tapi sekaligus juga untuk memotivasi dan membangkitkan kembali semangat kebangsaan dan nasionalisme kaum muda sekarang dan yang akan datang," tegas dr. Metta.

Sementara itu, salah satu pengusaha yang terlibat dalam kegiatan Peringatan Harkitnas, Yulianto DS, mengatakan bahwa kebangkitan nasional perlu dimaknai khususnya oleh para pelajar dan generasi muda di era digital ini dengan membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme agar menjadi bangsa yang berdaulat dan bermartabat.

"Dengan adanya acara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini kini merasakan adanya kesamaan. Kesamaan itu bisa menjadi kekuatan untuk dipakai dalam mencapai sebuah tujuan yang sama. Setiap orang, setiap komponen bangsa berkontribusi untuk mencapainya, menjalankan peran yang berbeda bersama menuju satu titik," tuturnya.

Yulianto menambahkan, dampak dari Peringatan Kebangkitan Nasional yang masih dirasakan hingga saat ini adalah tumbuhnya nilai-nilai demokrasi, sikap nasionalisme serta patriotisme.

"Semoga lewat acara Peringatan Harkitnas ke-115 ini ada hikmah yang kita ambil yaitu semakin menumbuhkan semangat nasionalisme bangsa Indonesia. Peristiwa penting (Harkitnas) tersebut menjelaskan bahwa kemerdekaan Indonesia dapat dicapai dengan cara menumbuhkan persatuan dan kesatuan antar warga sebagai hal yang utama dan sangat penting," jelasnya.

Lebih jauh, Yulianto menyampaikan bahwa tema 'Ayo Bangkit Bersama' sebagai bentuk seruan untuk masyarakat Indonesia agar bisa bangkit dari keterpurukan akibat dilanda pandemi Covid-19.

Apalagi kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) juga sudah dicabut pemerintah pada Desember 2022.

"Ayo Bangkit Bersama dari keterpurukan  untuk mempercepat pulihnya bangsa Indonesia, khususnya dari pandemi Covid-19," imbuhnya.

"Termasuk membangkitkan semangat pembangunan dan kesejahteraan sosial bagi kelompok Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)," pungkas Yulianto.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya