Berita

Gerbong kereta barang berisi amonia yang terbalik di Serbia pada Minggu (25/12)/Net

Dunia

Kereta Barang Berisi Amonia Tumpah, 51 Warga Serbia Alami Keracunan

SENIN, 26 DESEMBER 2022 | 17:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Insiden tergelincirnya kereta barang di Serbia yang mengangkut bahan berbahaya berupa amonia telah membahayakan 51 warga Serbia.

Pasalnya, mereka didiagnosa mengalami keracunan akibat tumpahan amonia di Kota Pirot, Serbia Tenggara pada Minggu (25/12).

Walikota setempat, Vladan Vasic, mengatakan kasus keracunan yang mencapai puluah orang itu, tujuh di antaranya telah dibawa ke rumah sakit.


"Tujuh orang dibawa ke (rumah sakit) di Nis, kota besar terdekat," ujarnya seperti dimuat The Hindu.

Alasan keracunan tersebut dijelaskan langsung oleh Kementerian Dalam Negeri Serbia melalui sebuah pernyataan.

"Kereta tergelincir pada malam hari, menyebabkan kebocoran (amonia) dan penyebaran gas dalam jumlah besar ke atmosfer," jelas laporan kementerian.

Sejak insiden kebocoran dilaporkan, pemerintah setempat mengumumkan kondisi darurat untuk kota terdampak yang berpenduduk 60 ribu orang itu.

Pemerintah meminta agar para warga yang rumahnya dekat dengan lokasi kebocoran amonia tidak pergi ke mana-mana, cukup berdiam di rumah selama proses pembersihan berlangsung.

Kereta barang yang memiliki 20 gerbong itu membawa amonia dari negara tetangga Bulgaria menuju Serbia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya