Berita

Peneliti senior di Lembaga Penelitian dan Ilmu Pengetahuan (LIPI), Muhamad Haripin seminar internasional "Korea-ASEAN Solidarity Initiative (KASI): Epicentrum of Stability and Prosperity in the Indo-Pacific" yang diselenggarakan oleh Kantor Berita Politik RMOL di Universitas Pertamina pada Selasa (20/12)/RMOL

Dunia

Punya Kemampuan Pertahanan yang Kuat, Korsel Bisa Beri Manfaat Besar untuk ASEAN

KAMIS, 22 DESEMBER 2022 | 00:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Korea Selatan merupakan negara yang tidak hanya kuat dalam sisi ekonomi, sosial, dan kulturalnya, namun juga memiliki sistem pertahanan dan keamanan yang kuat.

Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Muhamad Haripin mengakui upaya Korea Selatan untuk bangkit, khususnya dalam bidang pertahanan.

Saat ini, Korea Selatan berhasil menduduki peringkat ke-10 sebagai negara dengan daftar anggaran pertahanan militer terbesar di dunia.


Sedangkan di level Asia sendiri, Korea Selatan ada dalam urutan ke-4. Ini membuat negeri ginseng menjadi menjadi salah satu negara Asia dengan keamanan dan pertahanan yang kuat.

Kendati begitu, Haripin menyebut, berdasarkan penelitian dari Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS), masyarakat Asia tidak melihat Korea Selatan menonjol dalam aspek pertahanan.

Padahal, sebagai negara middle power, banyak potensi kerj sama yang bisa dimanfaatkan oleh ASEAN terhadap Korea Selatan, khususnya dalam bidang pertahanan.

Haripin kemudian mendorong tiga kemitraan petahanan dan keamanan yang bisa diselenggarakan oleh ASEAN bersama dengan Korea Selatan.

"Di sini saya mengidentifikasi tiga urgensi kerjasama yang harus ditingkatkan dengan Korsel. Pertama adalah mitigasi perubahan iklim dan penanggulangan bencana. Kedua keamanan siber. Dan ketiga keamanan maritim," papar Haripin dalam seminar internasional "Korea-ASEAN Solidarity Initiative (KASI): Epicentrum of Stability and Prosperity in the Indo-Pacific" yang diselenggarakan oleh Kantor Berita Politik RMOL di Universitas Pertamina pada Selasa (20/12).

Dalam penjelasannya, Haripin mengatakan Korea Selatan memiliki kapasitas keamanan siber yang begitu kuat. Oleh karena itu hal tersebut harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh negara-negara ASEAN untuk juga memperkuat keamanan sibernya di masing-masing negara anggota.

Terakhir, Haripin lebih lanjut mengatakan bahwa ASEAN juga perlu untuk memanfaatkan kemitraan industri pertahanan dengan Korea Selatan. Sebab, beberapa tahun terakhir ini Korea Selatan diketahui sedang menjadi pengekspor alat-alat senjata tentara yang terbesar di dunia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya