Berita

Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi/RMOL

Politik

Partai Ummat Tetap Tunggu Pengumuman Besok, Jika Tak Lolos Akan Gugat ke Bawaslu

SELASA, 13 DESEMBER 2022 | 18:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hasil verifikasi faktual (verfak) yang beredar ke publik, khususnya terkait informasi sejumlah partai dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), masih ditunggu Partai Ummat untuk bisa disampaikan langsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi menjelaskan, meski pihaknya sudah mendapat informasi dari sumber terpercaya alias A1 bahwa partai politik yang dipimpinnya dinyatakan TMS alias tidak lolos tahap verfak dan tak bisa menjadi peserta pemilu, pihaknya baru akan memastikan langkah hukum yang akan dilakukan selanjutnya.

"Ini satu proses yang insyaAllah sedang kita siapkan. Adapun nanti apakah kita akan ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), itu nanti kita lihat angin besok (hasil verfak yang diumumkan KPU RI)," ujar Ridho dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Ummat di bilangan Tebet Timur, Jakarta Selatan, Selasa (13/12).


Akan tetapi, ditegaskan oleh Ridho, Partai Ummat sudah mempersiapkan materiil laporan dugaan pelanggaran dilakukan oleh KPU RI.

"Tentu kami mengantongi bukti-bukti tersebut. Kami menerima laporan dari DPD, ada bukti digital tertulis yang kami kumpulkan. Apabila masuk tahapan sengketa akan kami siapkan," ucapnya.

Adapun terkait oknum KPU RI yang diduga melakukan kecurangan dalam proses verfak, Ridho akan menghargai proses hukum yang akan berjalan nanti untuk pembuktiannya.

"Untuk oknum itu bagian dari proses perjalanan ke depan. Kita sudah dapat nama-nama, terus mendapat informasi, itu akan diproses dalam tahap yang formal sehingga berkekuatan hukum tetap," demikian Ridho. 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya