Berita

Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid/Net

Politik

Gus Jazil Yakin Target 100 Kursi PKB di DPR Bukan Mustahil

MINGGU, 11 DESEMBER 2022 | 12:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus memantapkan persiapan menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 yang tinggal sekitar setahun lagi dengan melakukan konsolidasi nasional agar dapat memenuhi target 100 kursi di DPR RI.

Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid menuturkan bahwa target tersebut bukan sebuah mimpi yang mustahil dapat dicapai.

"Target perolehan kursi dari 58 ke 100 bukan target gampang memang. Ini berat, tapi bukan mustahil. Masih ada 33 dapil kosong yang kita belum punya dan harus diisi," ujar Gus Jazil kepada wartawan, Minggu (11/12).


Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan bahwa salah satu kunci kemenangan adalah penataan struktur kepartaian di semua tingkatan mulai dari tingkat Ranting, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga pusat. Sejauh ini PKB sudah menyusun kepengurusan di semua tingkatan.

"Kunci kedua tentunya kekuatan bacaleg makanya kami sejak awal Oktober lalu sampai Desember ini membuka pendaftaran caleg online mulai DPRD II, provinsi dan pusat,” tuturnya.

Selain itu, dengan modal 58 kursi di DPR RI atau setara 13,5 juta suara 9,6 persen, PKB juga berharap bisa mengusung ketua umumnya, Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) sebagai calon presiden atau calon wakil presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

"Kita perlu menggelar rakor seperti ini karena kita ingin ada sinkronisasi perolehan suara di pusat dengan daerah sehingga nantinya semua caleg bisa sinergi," urainya.

Gus Jazil menyebut dengan manajemen pemenangan yang baik maka target perolehan 100 kursi DPR RI diyakini bisa tercapai.

"Dalam pemilu selalu ada keajaiban. Pemilu 1999 Golkar yang begitu kuat di masa Orde Baru, bisa kalah. PKB yang baru pertama kali ikut pemilu saat itu, bisa menjadikan Gus Dur Presiden. Semoga 2024 kita bisa menjadikan Gus Muhaimin presiden atau wakil presiden,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya