Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri/RMOL

Politik

Firli Bahuri Pastikan Penyelidikan Formula E Tidak Terganggu pada Kekuasaan Mana Pun

KAMIS, 08 DESEMBER 2022 | 13:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Proses penyelidikan penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta dipastikan masih berjalan dan tidak terganggu dengan kekuasaan manapun.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Ketua KPK, Firli Bahuri saat ditanya perkembangan terkait penyelidikan Formula E di DKI Jakarta.

"Pada prinsip kerja KPK, kami tidak pernah terganggu dengan kekuasaan manapun, itu UU menyebutkan," ujar Firli kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (8/12).


KPK adalah lembaga negara dalam rumpun eksekutif. Dalam pelaksanaan pun, kata Firli, tugas dan wewenangnya tidak terpengaruh kepada kekuasaan manapun.

"Jadi tidak ada pengaruh dengan hal-hal, kegiatan-kegiatan lain karena pada prinsipnya, apa yang dilakukan KPK adalah penegakan hukum," tegas Firli.

Soal perkembangan penyelidikan, Firli memastikan pada saatnya akan menyampaikan kepada publik.

KPK juga menegaskan tetap berkerja berdasarkan asas-asas pelaksanaan tugas pokok, yakni demi kepentingan umum, kepastian hukum, keadilan, transparan, proporsionalitas dan menjunjung tinggi HAM.

Karena itu, KPK tidak akan menersangkakan seseorang, kecuali tersebut karena perbuatannya, dan atau keadaannya berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai atau selaku tindak pidana.

"Jadi KPK tidak pernah menarget seseorang untuk jadi tersangka, nggak ada. Itu yang harus dipastikan itu," pungkas Firli.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya