Berita

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana/RMOLJabar

Presisi

Resmi: Pelaku Bom Polsek Astana Anyar dan Satu Anggota Polisi Meninggal

RABU, 07 DESEMBER 2022 | 14:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Satu anggota polisi di Polsek Astana Anyar meninggal dunia akibat ledakan yang terjadi pada Rabu pagi (7/12). Laporan Polda Jawa Barat, koban meninggal dunia adalah Aiptu Sofyan.

"9 (anggota polisi) masih dalam luka-luka karena serpihan dari ledakan tersebut. Satu korban lainnya Ibu Nur Hasanah (masyarakat) mengalami luka ringan. Saat kejadian Ibu Nurhasanah sedang berjalan melewati Polsek Astana Anyar," kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Suntana diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Suntana menambahkan, polisi telah mensterilisasi sekitar lokasi kejadian guna memastikan Polsek Astana Anyar dalam keadaan clear. Namun, bahan peladak yang digunakan belum diketahui.


Sedangkan terduga pelaku juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Tidak ada lagi bahan peledak yang dikhawatirkan akan meledak. Dia (pelaku) membawa dua bom, satu belum sempat diledakan. Ada satu yang diledakkan oleh pelaku dan oleh kita tadi di sekitar Polsek. Serpihannya berupa paku dan paku payung," sambungnya.

Kini pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan memeriksa jenazah pelaku bom bunuh diri.

"Data pelaku (bom bunuh diri) sedang kami identifikasi dan kami akan kroscek dengan hasil sidik jari untuk memastikan identitas dari informasi yang didapatkan," ucapnya.

Sementara itu, barang bukti berupa sepeda motor berwarna biru yang ada poster 'KUHP Hukum Syirik/Kafir. Perangi Para Penegak Hukum Setan', yang digunakan pelaku sudah diamankan untuk pengembangan.

"Sedang kami identifikasi, tapi dari plat nomor kendaraannya dari wilayah Surakarta. Tulisannya seperti itu jadi bahan penyelidikan kita lebih lanjut," lanjutnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya