Berita

Kondisi Polsek Astana Anyar setelah terjadi ledakan pasa Rabu (7/12)/Ist

Presisi

Polda Jabar Belum Pastikan Ledakan Polsek Astana Anyar sebagai Aksi Bom Bunuh Diri

RABU, 07 DESEMBER 2022 | 10:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Segala informasi yang beredar di publik mengenai ledakan yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung masih didalami Polda Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo berujar, pihaknya belum bisa membuka informasi secara detail lantaran masih dilakukan verifikasi.

Termasuk soal dugaan bom bunuh diri yang diduga menjadi pemicu ledakan di Polsek Astana Anyar.


"Terkait rangkaian kejadian yang melibatkan orang lain, kami masih verifikasi (termasuk dugaan bom bunuh diri)," kata Kombes Ibrahim Tompo kepada wartawan, Rabu (7/12).

Ibrahim hanya membenarkan ledakan terjadi saat aparat kepolisian Polsek Astana Anyar sedang melakukan apel pagi.

"Kejadiannya pukul 08.20 WIB saat petugas apel pagi. Soal lain masih diverifikasi. Kami juga tidak terburu-buru (menyampaikan) kalau informasi masih diragukan," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, disebutkan ada anggota polisi Polsek Astana Anyar yang mengalami luka-luka. Terduga pelaku bom bunuh diri pun disebutkan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Kami masih verifikasi semua informasi yang ada," tutup Kombes Ibrahim.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya