Berita

Pasukan El Salvador/Net

Dunia

El Salvador Kerahkan 10 Ribu Tentara dan Polisi untuk Basmi Geng Kriminal

MINGGU, 04 DESEMBER 2022 | 08:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah El Salvador mengerahkan 10 ribu tentara dan polisi untuk memerangi anggota geng di wilayah Soyapango, pinggiran ibukota San Salvador.

Pada Sabtu (3/12), pasukan mengisolasi Soyapango dengan memblokir jalan masuk dan keluar, sementara dokumen orang-orang diperiksa. Tim khusus menelusuri setiap jengkal untuk mencari anggota geng.

Ini menjadi salah satu operasi terbesar di bawah perintah Presiden Nayib Bukele. Selama sembilan bulan terakhir Bukele memerangi kejahatan geng yang kerap memeras uang dari perusahaan dan meresahkan warga.


“Mulai sekarang, kotapraja Soyapango benar-benar terkepung,” tulis Bukele di akun Twitter-nya.

Bukele juga mengunggah video yang menunjukkan barisan tentara yang membawa senapan.

Dimuat Associated Press, lebih dari 58 ribu orang telah dipenjara sejak keadaan darurat diumumkan, menyusul gelombang pembunuhan pada akhir Maret.

Kelompok-kelompok HAM mengkritik penangkapan massal tersebut, dengan mengatakan bahwa geng-geng sering menangkap para pemuda berdasarkan penampilan atau tempat tinggal mereka.

Pada akhir November, Bukele memperkenalkan apa yang ia sebut sebagai "Lima Tahap" untuk membasmi geng. Ia mengatakan taktik seperti itu berhasil di kota Comasagua pada bulan Oktober.

Pada Oktober, lebih dari 2.000 tentara dan polisi mengepung dan menutup Comasagua untuk mencari anggota geng jalanan yang dituduh melakukan pembunuhan.

Drone terbang di atas kota, dan setiap orang yang memasuki atau meninggalkan kota diinterogasi atau digeledah. Sekitar 50 tersangka ditahan dalam dua hari.

Pemerintah memperkirakan pembunuhan turun 38 persen dalam 10 bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya