Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Dunia

Presidensi G20 India Bujuk Rusia Tak Absen, Siap Dorong Konsensus Soal Perang Ukraina

MINGGU, 04 DESEMBER 2022 | 06:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India telah berkomitmen untuk berbuat lebih banyak dan lebih besar pada Presidensi G20 kali ini, termasuk upaya mengakhiri perang di Ukraina.

Bahkan pada hari pertama mengambil Presidensi 20 dari Indonesia pada Kamis (1/12), India mengatakan akan berupaya membangun konsensus terkait perang di Ukraina dan mengharapkan Rusia berpartisipasi dalam semua prosesnya.

“Rusia adalah anggota G20 dan karenanya kami mengharapkan mereka untuk berpartisipasi dalam proses ini. G20 perlu berbicara dengan satu suara, terutama mengenai isu-isu penting yang mempengaruhi dunia,” kata jurubicara Kementerian Luar Negeri India, seperti dikutip Times of India.


Pada kegiatan pertama Presidensi G20 India, Menteri Luar Negeri S. Jaishankar mengatakan pihaknya akan menjadi suara dunia selatan, yaitu Asia, Afrika, dan Amerika Latin, dalam menghadapi beban polarisasi dan konflik negara-negara maju.

“Kepresidenan G20 kami berlangsung pada saat yang sangat kritis dalam urusan internasional. Sangat penting bagi para pemimpin dunia untuk fokus pada masalah yang tepat, terutama yang mempengaruhi bagian dunia yang lebih rentan,” kata Jaishankar.

Untuk itu, ia menekankan, isu-isu seperti ketahanan energi, ketahanan pangan, akses kesehatan, dan iklim akan menjadi prioritas pembahasan di masa presidensi India.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya