Berita

Dunia

Rusia Tolak Beri Diskon Pembelian Minyak Mentah ke Pakistan

SABTU, 03 DESEMBER 2022 | 10:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Permintaan Pakistan untuk mengurangi harga minyak mentah dan biaya pengiriman, memperoleh respon penolakan dari Rusia.

Dalam pertemuan yang digelar di Moskow pada Rabu (30/11), delegasi Pakistan yang terdiri dari Menteri Negara Perminyakan Musadik Malik, sekretaris bersama, dan pejabat Kedutaan Besar Pakistan di Moskow, meminta diskon minyak mentah hingga 30-40 persen.

Diakhir pembicaraan, Rusia menyatakan tidak bisa memenuhi permintaan tersebut, karena minyak mentah dengan harga murah, stoknya telah dijual ke pamasok besar dengan ekonomi yang sehat dan stabil.


Meski begitu, pihak Rusia meminta Pakistan untuk tetap menghormati komitmennya pada proyek unggulan Jalur Pipa Gas Aliran Pakistan yang akan dibangun dari Karachi ke Lahore, Punjab.

Dimuat Geo News pada Jumat (2/12), permintaan pembelian minyak mentah dari Pakistan dimaksudkan agar nanti negaranya sendiri yang akan mengolahnya menjadi produk jadi dan membantu mendorong perekonomian Islamabad yang terpuruk.

Sebelum kunjungan ke Rusia, Menteri Keuangan Pakistan Ishaq Dar pada 13 November lalu menegaskan pada Amerika Serikat bahwa mereka tidak dapat menghentikan negaranya untuk membeli minyak Rusia.

Di tengah krisis politik dan ekonomi, Pakistan berharap dapat membeli minyak murah Rusia dengan potongan harga yang sama dengan yang diberikan Moskow pada India.

Namun sepertinya belum bisa terealisasi karena Rusia tidak lagi memiliki stok penjualan dan juga tidak mau mengambil risiko besar jika bertransaksi dengan negara yang mengalami krisis.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya