Berita

Panglima Pasukan Demokrat Suriah (SDF), Mazloum Abdi/Net

Dunia

Panglima Kurdi di Suriah Minta Rusia Hentikan Rencana Turki Serang Mereka

KAMIS, 01 DESEMBER 2022 | 17:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Terancam dengan rencana serangan balasan Turki, pemimpin pasukan Kurdi di Suriah meminta Rusia selaku penengah dapat menghentikan eskalasi tersebut.

“Kami mendesak mereka (Rusia) untuk menghentikan serangan Turki,” kata Panglima Pasukan Demokrat Suriah (SDF), Mazloum Abdi, sepert dimuat AFP, pada Rabu (30/11).

Abdi menyebut ancaman Turki bukan hanya omongan semata, melainkan saat ini mereka tengah mempersiapkan pertarungan untuk menyerang kelompoknya.


"Turki bersikeras untuk melancarkan operasi di lapangan. Mereka sedang mempersiapkannya. Bagi kami, ini akan menjadi pertarungan untuk keberadaan kami,” tegasnya.

Abdi meminta kekuatan asing untuk menghormati perjanjian 2019 yang ditengahi Rusia yakni pengerahan pasukan pemerintah Suriah di sepanjang perbatasan utara dan sebagai gantinya Turki harus menghentikan serangan sebelumnya.

Jika Turki tetap melakukan serangan, Panglima Kurdi itu mengancam akan mempersiapkan diri dan menambah pasukan.

"Kami akan terpaksa memperluas cakupan perang. Kami tidak masalah menambah jumlah pasukan pemerintah," kata Abdi.

Turki menuduh militan Kurdi bertanggung jawab atas serangan bom yang menewaskan enam orang di Istanbul pada 13 November lalu.

Sebagai tanggapan, Presiden Recep Tayyip Erdogan berjanji akan meningkatkan keamanan di perbatasan dan mengancam akan melakukan operasi militer di darat kepada Kurdi Suriah.

Serangan udara terhadap zona semi-otonom Kurdi di utara dan timur laut Suriah, serta Irak, juga menjadi lebih sering diluncurkan sejak pemboman Istanbul tersebut.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya