Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Daging Ayam Diduga Jadi Pemicu Wabah Salmonella di Tujuh Negara Eropa

KAMIS, 01 DESEMBER 2022 | 16:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ratusan kasus penyakit Salmonella Mbandaka ST413 yang ditemuakan di tujuh negara Eropa, Inggris, dan Israel, disinyalir berasal dari olahan daging ayam yang dikonsumsi sehari-hari.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) yang melakukan penyelidikan terkait wabah tersebut pada Rabu (30/11) mengumumkan jika olahan ayam segar maupun siap saji memiliki potensi sebagai sarana penularan penyakit.

"Berdasarkan wawancara kasus dari Finlandia dan Inggris, produk ayam siap saji (RTE) dan/atau daging ayam segar (seperti yang digunakan dalam roti isi dan bungkus) kemungkinan besar merupakan sarana penularan," kata ECDC, seperti dimuat Xinhua.


Dari hasil wawancara dengan otoritas keamanan pangan di Finlandia, ECDC menyebut perusahaan ayam siap saji di Estonia dicurigai menjadi sumber penularan.

Namun karena perusahaan itu menerima pasokan daging dari berbagai sumber yang berbeda, maka asal infeksi Salmonella masih belum bisa dipastikan.

Berdasarkan epidemiologis dan bukti mikrobiologis dari seluruh pengurutan genom isolat manusia, ECDC melaporkan bahwa sumber penyakit itu berasal dari rantai distribusi makanan dan kemungkinan lebih umum.

Hingga 8 November, 196 kasus Salmonella Mbandaka ST413 telah dilaporkan di Republik Ceko, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Belanda, Inggris, dan Israel.

Sembilan belas kasus telah dirawat di rumah sakit, lima kasus mengalami septikemia dan ada satu kasus fatal di Inggris.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya