Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Politik

Pengamatan Muslim, Jokowi Gelisah karena Banyak Persoalan Hukum, KKN, Hingga Utang

KAMIS, 01 DESEMBER 2022 | 10:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Banyaknya persoalan baik dari sisi hukum, KKN, hingga utang membuat Presiden Joko Widodo tidak akan tenang mengakhiri jabatannya pada 2024. Atas alasan itu, Jokowi diduga kini dalam keadaan gelisah dan akan terus melakukan manuver untuk tiga periode.

Begitu hasil pengamatan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (1/12).

"Setelah lengser, apakah Jokowi jadi rakyat biasa dan pulang kampung sebagaimana yang diutarakan baru-baru ini? Mengingat sejumlah persoalan baik dari sisi hukum, KKN dan hutang yang menumpuk yang di tinggal kan tentunya akan membuat dia tidak tenang," ujarnya.


Muslim menilai, bisa jadi di sisa jabatannya ini, Jokowi melakukan manuver untuk tiga periode dan mau meniru Presiden China, Xi Jinping meskipun melawan konstitusi, anti demokrasi, dan melawan kedaulatan rakyat. Tujuannya untuk mengamankan semua yang membuat Jokowi gelisah hingga benar-benar terjaga.

"Barangkali perasaan takut itu akan menghantui dirinya untuk lakukan berbagai cara. Meski sudah dibantah untuk menolak perpanjangan kekuasaan, tetap saja ingin berkuasa. Acara di GBK itu salah satu indikasinya," pungkas Muslim.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya