Berita

Ilustrasi/Repro

Nusantara

Semua Pihak di Balik Seleksi PPPK Guru di Aceh Diwanti-wanti Tidak Terlibat Suap

SELASA, 29 NOVEMBER 2022 | 14:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Semua pihak yang terlibat langsung dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di Provinsi Aceh diingatkan untuk tidak terlibat suap menyuap. Apabila ditemukan indikasi suap, pemerintah akan menindak tegas dan memveritifikasi setiap laporan.

Hal itu diingatkan Penjabat (Pj) Gubernur Achmad Marzuki yang disampaikan melalui Jurubicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Muhammad MTA.

“Tidak boleh ada tindakan rasuah dalam hal penentuan PPPK guru ini di semua level dan tahapan,” tegas MTA, dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita RMOLAceh, Selasa (29/11).


Berdasarkan Keputusan Menpan RB Nomor 596 tahun 2022 tentang Penetapan Kebutuhan Aparatur Sipil Negara, Pemerintah Aceh memperoleh jumlah Formasi PPPK guru pada 2022 sebanyak 4.491 formasi. Saat ini rekruitmen PPPK jabatan fungsional guru sedang dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh.

MTA mengatakan, pelaksanaan penilaian yang sedang dilakukan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 27-29 November 2022. Dilakukan oleh pengawas sekolah binaan, kepala sekolah dan guru senior yang jelas telah mengetahui kompetensi dan kinerja guru di masing-masing sekolah.

Berdasarkan penilaian tersebut, lanjut MTA, Disdik Aceh dan BKPSDM akan melakukan verifikasi selama empat hari. Mulai 30 November hingga 3 Desember 2022.

“Rekruitmen ini dilakukan dengan sistem observasi terhadap guru yang telah mengabdi minimal tiga tahun di sekolah induk dan juga tenaga honorer K2,” sebut MTA.

Menurut MTA, pihak sekolah terutama kepala sekolah dan guru senior tentu menjadi penentu utama dalam observasi tersebut. Untuk itu, Pemerintah Aceh meminta pihak sekolah berlaku adil, objektif, penuh tanggung jawab, dan tanpa pilih kasih.

“Selain dengan penilaian yang benar-benar berkeadilan bagi setiap guru yang telah mengabdi, juga sesuai aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan,” ujar MTA.

Oleh karena itu, MTA meminta semua pihak yang terlibat memberi kado terindah bagi guru-guru yang sudah bercucuran keringat mendidik murid-murid. Sangat spesial apabila dengan keadilan kado berbarengan dengan hari guru nasional ke-77.

“Berikan seleksi yang baik, berkeadilan, dan bermartabat,” tutup MTA.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya