Berita

Rotary Distrik 3410 hadirkan pendongeng untuk anak-anak korban gempa Cianjur, Jawa Barat/Ist

Nusantara

Terjun ke Cianjur, Rotary D3410 Bawa Pendongeng untuk Anak-anak Korban Gempa

SABTU, 26 NOVEMBER 2022 | 15:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gempa bumi Canjur yang menelan ratusan korban jiwa memantik sejumlah elemen masyarat, mulai dari pemerintah hingga non-government organization (NGO) terlibat aktif membantu warga terdampak.

Salah satunya dilakukan oleh Rotary Distrik 3410. Lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di sektor kemanusiaan ini bahkan sudah menerjunkan tim reaksi cepat sejak satu jam dari gempa bumi yang terjadi pada Senin (21/11).

Tim reaksi cepat Rotary Distrik 3410 juga bergerak cepat mendirikan tenda-tenda ramah anak untuk korban terdampak di Cianjur, Jawa Barat.


"Sejumlah 7 orang medis didatangkan dari Bandung dan 10 rescue dari Jakarta," kata salah satu pengurus Rotary Distrik 3410, Eko kepada redaksi, Sabtu (26/11).

Rotary 3410 ini turut didukung oleh ARC (aksi reaksi cepat), RSA (Rumah Sakit Advent) Bandung, mahasiswa BEM Universitas Advent Indonesia (UNAI) dan mapala menjangkau daerah terdalam yang belum dijangkau bantuan.

Pada Jumat kemarin (25/11), Rotary juga turut mengirimkan pendongeng nasional Kak Danang untuk menghibur anak-anak korban gempa di lokasi.

"Anak-anak ini selamat dari reruntuntuhan sekolah yang hancur dan menewaskan 21 orang. Walaupun sedang kena musibah, kita harus berusaha agar mereka tetap ceria dengan menyanyi dan menggambar," sambungnya.

Tim Rotary D3210 juga berkomitmen untuk terus membantu para penyintas terutama anak-anak, wanita rentan, dan lansia.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Jumat (25/11), tercatat korban jiwa gempa Cianjur telah mencapai 310 orang. Sedangkan ada 24 orang lainnya yang belum ditemukan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya