Berita

Rumah rusak akibat gempa bumi Cianjur/Ist

Presisi

Kapolres Cianjur: Anggota Polri Lakukan Evakuasi hingga Distribusi Bantuan

JUMAT, 25 NOVEMBER 2022 | 22:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan memastikan kehadiran anggota Polri di seluruh lapisan masyarakat memberikan bantuan dalam penanganan bencana gempa Cianjur.

Doni menjelaskan sejak gempa dengan magnitudo 5,6 SR mengguncang Cianjur pada Senin (21/11) lalu, Polri langsung bergabung dengan tim Search and Rescue (SAR) untuk membantu pencarian korban hilang.

Ia memastikan, seluruh anggota yang memiliki keahlian khusus pencarian korban dari tingkat Polda Jabar hingga Mabes Polri telah dikerahkan dalam proses pencarian dan evakuasi itu. Termasuk pelibatan tim anjing pelacak (K9) untuk mempermudah proses evakuasi.


"Saat ini tinggal 24 korban lagi yang masih dinyatakan hilang," ujarnya kepada wartawan, Jumat (25/11).

Selain itu, Doni mengatakan pasca kejadian bencana Korps Bhayangkara juga langsung menerjunkan tim kesehatan ke lapangan untui membantu para korban.

Sampai saat ini, kata dia, tim kesehatan Polri masih terus melakukan pemantauan kesehatan di posko-posko pengungsi. Hal itu juga dilakukan sembari melakukan pendistribusian logistik kepada para korban.

"Kita membawa tim kesehatan lapangan yaitu dokter-dokter bantuan dari Dokkes Mabes Polri, Polda jabar, dan ini semua bergerak ke posko-posko memastikan kondisi kesehatan pengungsi berjalan baik," jelasnya.

Terakhir yang tak kalah penting, Doni memastikan Polri terus melakukan penyaluran logistik kepada seluruh warga terdampak. Ia menegaskan pendistribusian dilakukan secara merata kepada korban-korban gempa.

"Artinya pemerataan distribusi logistik harus merata. Ini prinsip yang juga pak Presiden sampaikan, semua pengungsi warga yang terdampak harus mendapatkan bantuan dari pemerintah," tegasnya.

Guna mendukung hal tersebut, Doni bahkan mengatakan penyaluran logistik oleh Polri tak jarang dilakukan melalui helikopter. Sehingga lokasi-lokasi yang masih sulit akses untuk kendaraan roda dua dan roda empat tetap mendapatkan bantuan.

"Apabila tidak memungkinkan adanya lokasi pendaratan helikopter, kita lakukan dengan sistem droping logistik menggunakan alat yang sudah dibantu dari Barhakam Polri," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya