Berita

Posko Bantuan BIN menggandeng mahasiswa untuk melakukan trauma healing bagi anak-anak korban gempa Cianjur/Ist

Nusantara

Posko Bantuan BIN Gelar Trauma Healing untuk Anak-anak Korban Gempa Cianjur

RABU, 23 NOVEMBER 2022 | 14:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Posko bantuan yang didirikan Badan Intelijen Negara (BIN) di Jalan Labuan–Cianjur dimanfaatkan maksimal oleh warga Cianjur, Jawa Barat yang sedang tertimpa musibah gempa bumi.

Deputi VII BIN, Prabawa Ajie berharap, posko bantuan yang didirikan tersebut mampu mengurangi kesulitan masyarakat yang saat ini tertimpa bencana dan merepresentasikan hadirnya negara di lokasi bencana.

Posko Bantuan BIN juga terus menampung pengungsi dari sekitar lokasi. Hingga Rabu pagi (23/11), ada sekitar 206 pengungsi yang berada di Posko Bantuan BIN.


Adapun jenis bantuan yang diberikan di antaranya susu, popok, hingga  layanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain memberikan bantuan kemanusiaan, BIN juga menggandeng mahasiswa untuk melakukan trauma healing kepada anak-anak korban gempa Cianjur.

"BIN bekerja sama dengan Mapala melaksanakan trauma healing kepada anak-anak, agar bagaimana mereka tidak trauma atas kejadian yang menimpa, atas apa yang mereka lihat," ujar Prabawa Ajie dalam keterangannya, Rabu (23/11).

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Barat, Brigjen TNI Ruddy Prasemilsa Mahks sebelumnya menyebut, jumlah pengungsi di Posko Bantuan BIN akan terus meningkat. Pihaknya pun telah menyiapkan tenda untuk para pengungsi.

“Kebetulan juga kami menyiapkan 5 tenda berukuran untuk 30 orang. Ada lagi 2 tenda untuk 30 orang, cukup untuk menampung mereka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Brigjen TNI Ruddy mengungkapkan bahwa kondisi para pengungsi beberapa di antaranya mengalami luka ringan hingga diare.

“Kami di sini juga menyiapkan posko kesehatan yang bekerja sama dengan Puskesmas setempat. Ada juga yang sakit karena sudah tua dan ada beberapa kasus diare,” ungkapnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya